Sebagai perwujudan kampus merdeka STIE Latifah Mubarokiyah menjalin kerjasama dengan BNN Kota Tasikmalaya guna perkuat sinergitas kampus bersih narkotika (BERSINAR). Kerjasama tersebut di awali dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara STIE Latifah Mubarokiyah dengan BNN Kota Tasikmalaya pada tanggal 19 Oktober 2022 yang bertempat di Gedung Serba Guna Sukriya Bakti Latifah Mubarokiyah Pondok Pesantren Suryalaya di lanjutkan dengan Studium General tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Studium General tersebut di ikuti sebanyak 350 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen STIE Latifah Mubarokiyah. Menurut Endang syarif,S.HI.,MM selaku Ketua LPPM STIE Latifah Mubarokiyah sekaligus pelaksana kegiatan, menyatakan bahwa kegiatan tersebut di laksanakan sebagai salah bentuk keprihatinan  dari kondisi penyebaran narkotika yang terus meningkat di wilayah tasikmalaya khususnya umunya di Indonesia dan banyak menjerat pejabat,aparat dan rakyat biasa yang ada di pelosok desa. Oleh karena itu kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa akan bahaya narkotika untuk kesehatan maupun sosial, apalagi mahasiswa sebagai calon penerus bangsa ini jangan sampai terjerumus kedalam dunia narkotika karena itu akan berdampak sangat besar terhadap bangsa ini kedepan.

Dalam sambutannya Ketua STIE Latifah Mubarokiyah menyatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa serta mendorong mahasiswa untuk berperan aktif dalam menyadarkan masyarakat akan bahaya narkotika, di mulai dari lingkungan yang paling kecil yaitu di keluarga, saudara, tetangga, RT, RW dan desa. Dan apabila semua bergerak secara kolektif maka itu akan menjadi pertahanan dan kekuatan bangsa ini, karena hari ini ancaman yang sangat berbahaya salah satunya adalah narkoba sehingga narkoba dikatakan sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) dan hukumannya sangat berat. Dan ini menjadi momentum sangat strategis bagi STIE Latifah Mubarokiyah dan BNN Kota Tasikmalaya guna mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya khususnya umumnya Tasikmalaya bebas narkoba guna mewujudkan generasi bangsa yang berkualitas.

Kemudian Plt BNN Kota Tasikmalaya dalam sambutannya menyatakan bersyukur bisa bertemu dengan Iwan Saputra karena beliau merupakan putra tokoh legendaris salah satu pejuang 45 yaitu H Basyuni dan dengan adanya MoU ini sebagai upaya dalam mensosialisasikan P4GN di dunia kampus dalam pencegahan narkotika di dunia pendidikan. Permasalahan narkotika ini sangat menghawatirkan karena terus meningkat dalam fenomana penangkapan misal ketika bisa menggagalkan 1 kg maka ada 29 kg yang lolos, maka kami berharap kerjasamanya dan kegiatan ini dapat menyadarkan kita semua akan bahaya narkoba.

-ARS-